- Bank Central Asia (Kode: 014)
- Bank Mega (Kode: 426)
- Bank Ekonomi Raharja (Kode: 087)
- Bank Bumi Arta (Kode: 076)
- Bank Permata (Kode: 013)
- Bank Muamalat Indonesia (Kode: 147)
- Bank Mayapada Internasional(Kode: 097)
- Bank BJB (Kode: 110)
- The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ (Kode: 042)
- Bank Bukopin (Kode: 441)
- Bank Jateng (Kode: 113)
- Bank Nusantara Parahyangan (Kode: 145)
- Bank Sumsel (Kode: 120)
- Bank Rakyat Indonesia (Kode: 002)
- Bank Jasa Jakarta (Kode: 472)
- Bank OCBC NISP (Kode: 028)
- Bank Victoria International (Kode: 566)
- Bank Eksekutif Internasional (Kode: 558)
- Bank BPD Kaltim(Kode: 124)
- Bank UOB Buana (Kode: 023)
- Bank Rabobank (Kode: 089)
- Bank Maspion (Kode: 157)
- Bank Papua (Kode: 132)
- Bank Mega Syariah (Kode: 506)
- Bank Syariah Mandiri (Kode: 451)
- Bank Royal (Kode: 501)
- Bank SBI Indonesia (Indomonex) (Kode: 498)
- Bank Windu Kentjana International (Kode: 036)
- Bank Internasional Indonesia (Kode: 016)
- Bank Sinarmas (Kode: 153)
- Bank Commonwealth (Kode: 950)
- Bank Jatim (Kode: 114)
- Bank Artha Graha (Kode: 037)
- Bank BRI Syariah (Kode: 422)
- Bank Riau (Kode: 119)
- Bank Antardaerah (Kode: 088)
- Bank BPD DIY (Kode: 112)
- Bank CIMB Niaga (Kode: 022)
- Bank BCA Syariah (Kode: 536)
- ATM Prima (Kode: 998)
- Bank Tabungan Negara (kode : 200)
- Bank Mandiri (kode : 008)
- Bank ANZ (kode : 061)
- Bank Mutiara (kode : 095)
- Bank DKI (kode : 111)
- Bank Kalbar (kode : 123)
- Bank Sulselbar (kode : 126)
- Bank Tabungan Pensiunan Nasional (kode : 213)
- Bank Hana (kode : 484)
- Bank Chinatrust Indonesia (kode : 949)
19 September 2012
KODE BANK
Pemimpin Negara Paling Jenius Dalam Catatan Sejarah
10. Dr Ing. Bacharuddin Jusuf Habibie
9. Ferdinand Marcos Edralin
Ia dilahirkan dan dibesarkan dari keluarga guru, di Ilocos Norte, di suatu tempat di daerah utara Luzon di Filipina. Dia sangat kompetitif dalam semua kegiatan baik dalam olahraga atau di sekolah. Dia adalah penerima pertama Penghargaan Medali Emas untuk Jenderal MacArthur untuk tingkat kemahiran atasannya dan Medali Universitas Presiden Quezon untuk rata-rata tertinggi skolastik tercatat di tahun penuh di perguruan tinggi. Siapa yang bisa melupakan hasil ujian bar tertinggi yang tercatat ketika ia mengambilnya saat ia berada di penjara dengan skor rata-rata 98,01 dan kemudian merebut kembali ujian karena kecurigaan di mana dia mendapatkan nilai tertinggi yang tercatat dalam ujian bar 100%. Dia bisa saja magna cum laude pada tahun 1939 dari UP College Hukum kalau bukan karena sejarah penjara yang dia miliki.
8. John F. Kennedy
Dia adalah Presiden termuda kedua yang pernah terpilih di Amerika Serikat. Ia menyelesaikan dan memperoleh gelar cum Magna Laude dengan gelar Urusan Internasional di Universitas Harvard. Ia adalah penulis buku terlaris, yang digunakan sebagai tesis yang berjudul Mengapa Inggris Tidur . Menurut statistik, ia memiliki skor IQ 117, di mana ia diberi nomor, dan termasuk dalam deretan jenius di dunia.
7. Thomas Jefferson
Dia adalah presiden ketiga Amerika Serikat, tetapi anggota demokrat pertama yang menjadi presiden negara terbesar di dunia. Dia dikenal karena "Deklarasi Kemerdekaan" bukunya. Dia hanya menghadiri sekolah setempat ketika ia pada tahun-tahun utamanya tetapi mampu menguasai Prancis, Yunani, dan Latin, yang paling kompleks bahasa, seni, dan surat. Dia mencintai alam, klasik, sejarah, dan ilmu pengetahuan. Dia akrab dengan buku-buku yang mengukur 138 tingkat nya IQ bersama dengan presiden AS lainnya yang memegang posisi.
.
6. George Washington
Siapa yang akan pernah lupa nama presiden pertama Amerika Serikat yang bernama Presiden George Washington? Dia adalah bagian dari lima presiden atas yang memimpin salah satu negara paling kuat di dunia. Meskipun ia tidak menerima pendidikan formal sama seperti presiden Amerika lainnya, dia adalah penerima enam bintang di tentara Umum Kongres, yang merupakan urutan tertinggi yang dapat diterima di militer. Meskipun demikian, ia memiliki intelligence quotient diperkirakan 140 meskipun kesulitan-kesulitan yang dia menjalani ketika ia masih kecil.
5. Napoleon Bonaparte
Seorang perwira militer legendaris, yang menerima beasiswa penuh pada usia 14, dan menjadi mahasiswa yang dibedakan pada matematika, geografi sejarah. Dia menjadi Raja Italia dan seorang kaisar koloni Prancis; meskipun begitu, dia lahir dan dibesarkan di Ajaccio, Corsica, yang kemudian menjadi bagian dari Perancis. Dia memiliki intelligence quotient beredar dari 145 di antara semua pemimpin monarki lainnya di dunia.
4. Abraham Lincoln
Dia tidak lahir dengan 'sendok emas' di mulut, tapi dia memiliki kecerdasan yang kuat, gairah, dan tekad untuk mengejar tujuan dan meningkatkan kehidupan yang ia miliki, terutama krisis dan kesulitan yang dia menjalani bersama-sama dengan keluarganya. Dia sangat mengenal dengan buku. Bahkan, dia hanya memiliki 18 bulan pendidikan formal dimana sisanya diselesaikan melalui semangat yang luas dalam membaca. Ia memperoleh pengetahuan bahwa ia tidak belajar ketika ia belajar selama satu tahun setengah. Seri kalah dalam arena politik memotivasi dirinya untuk belajar hukum untuk menjadi pengacara. Dia belajar sendiri dengan mempelajari buku-buku hukum yang berbeda sampai akhirnya ia menjadi seorang pengacara terhormat penuh berjanji bahwa membuka jalan peluang baginya di arena politik, tetapi dalam posisi yang lebih tinggi yang mendapatkan rating yang luar biasa dari 150 IQ.
3. Sven Olof Joachim Palme
Menteri dua prime time Swedia adalah anak yang sering sakit-sakitan dan memiliki semangat yang kuat untuk menjadi bagian dari dunia politik, yang aspirasinya karena perjalanan bahwa ia telah di negara-negara dunia ketiga. Meskipun demikian, meskipun tutorial pribadi yang ia harus karena kondisi kesehatannya, ia mampu menguasai dua bahasa selain dari bahasa ibunya. Dia mendapat rating tertinggi ketika ia memasuki Universitas Stockholm ketika ia berusia 17, juga diperoleh beasiswa di Kenyon College, dan menyelesaikan gelar BA dalam waktu kurang dari setahun. Holder ini IQ 156 itu kontroversial karena gerakan-gerakan pembebasan di representasi dari negara-negara dunia ketiga2. John Quincy Adams
Presiden keenam dari Amerika Serikat telah menjadi penganjur pendidikan di mana ia sendiri membuktikan itu karena tingkat IQ nya 175, tingkat tertinggi yang pernah tercatat dalam sejarah Amerika Serikat ketika datang ke posisi presiden. Perjalanan dengan ayahnya terkena untuk berbicara bahasa-bahasa Eropa lancar. Dia lulus dengan Phi Beta Kappa penghargaan pada tahun 1788 di Harvard College kemudian dipraktekkan hukum profesional.
.
1. Benjamin Netanyahu
Perdana Menteri Israel memegang kebanggaan dan ketenaran menjadi pemimpin terbaik di dunia yang memiliki tingkat IQ 180. Dia menghabiskan sebagian besar pendidikan di Yerusalem kemudian meneruskan di Amerika Serikat ketika keluarganya telah memutuskan untuk tinggal di Cheltenham, Pennsylvania. Dia kemudian kembali ke Tanah Suci di mana ia akhirnya mengubah namanya untuk tujuan pengucapan.
Ini adalah pemimpin yang telah membuktikan nilai mereka, dengan kualitas hidup mereka berdasarkan analisis kritis dan tingkat pemahaman yang tinggi dalam bidang pilihan mereka dan tentu saja. Mereka jenius dan pemimpin brilian meskipun kelemahan mereka, sama seperti orang lain.
Sumber : http://www.tiptoptens.com/2011/06/21/top-10-genius-presidents-and-monarchy-leaders/
29 Juli 2011
CANDI-CANDI DI NUSANTARA

Sejarah Singkat Candi-Candi Peninggalan Hindhu-Budha Di Nusantara

Diperkirakan agama Hindhu dan Budha berkembang di Indonesia semenjak abad IV-XV, namun menurut catatan yang hadir di India, khususnya di babad Ramayana Hindhu Dharma telah hadir di Nusantara semenjak zamannya Sang Rama, pada saat itu Sumatra dikenal dengan sebutan Swarna Dwipa, Madura disebut Mathura Dwipa dan Jawa disebut Jambu Dwipa (identik dengan sebutan India pada waktu tersebut). Ramayana jelas-jelas mengarah ke Jawa Barat, Bali dsb. Lokasi-lokasi yang dimaksud masih eksis sampai saat ini, namun bangunan-bangunan sucinya telah hilang ditelan sang waktu, atau hancur lebur oleh musuh kaum Hindhu. Namun seterusnya berbagai bukti adanya kerajaan-kerajaan Hindhu-Budha yang pernah eksis di bumi pertiwi ini ditandai dengan peninggalan-peninggalan yang berupa candi-candi, berbagai Prasasti, arca-arca batu, arca perunggu, kuningan, perak, emas, alat-alat Upacara dsb. Bangunan candi-candi ini pada umumnya tersusun dari batu andesit, batu putih atau batu bata sesuai dengan zaman-zaman dan kemajuan pada saat itu. Biasanya candi-candi Hindhu, bagian dalamnya (ruang dalamnya) tidak terlalu lebar, namun biasanya terdapat arca-arca dewa-dewi, lingga-yoni, dsb.
Istilah atau kata candi berasal dari bahasa sansekerta candika graha. Candika adalah sebuah sebutan yang mulia bagi Dewi Durga dalam wujudnya sebagai bunda semesta yang mengatasi atau menguasai para asuras, bukan sebagai dewi maut atau ratu dedemit, dsb. Sebagai penegak dharma, beliau mengalahkan berbagai unsur-unsur asuras (baca buku Dewa-dewi dan berbagai maknanya yang juga terbitan Shanti Griya). Ternyata pemujaan terhadap Dewi Durga sebagai perwujutan Bunda Pemelihara, Pengayom dan Pelindung umat manusia telah berkembang dengan sangat pesat, pada zaman-zaman tersebut.Tantraisme telah maju sejajar dengan yang ada di India.
Kemudian setelah seribu tahun masuklah pengaruh agama Buddha yang perkembangannya sejajar dengan yang hadir di India pada saat itu. Perbedaan candi Hindhu dan Buddha adalah sebutan dan isinya, bangunan fisiknya sering sekali mirip baik dari segi arsitektur, bahan bangunan dan karya seninya. Bangunan-bangunan suci Hindhu ini disebut candi karena isinya pasti berhubungan dengan Shiwaisme (Tantrik), dengan aliran Waisnawa (pemujaan kepada Wishnu), Durga dan Lingga-Yoni (perwujutan Shiwa), candi-candi Wishnu kaya dengan ornamen-ornamen bercorak Waisnawa. Di sisi lain candi-candi Buddhis yang muncul belakangan bercorak Buddhis dan penuh dengan arca-arca Budha disamping Dewi Tara, dsb.
Candi Prambanan merupakan karya masterpiece yang bercorak Tantra (Siwaisme) yang dikombinasikan dengan aliran Brahma dan Wisnu. Di candi ini hadir seluruh unsur-unsur Tri murti (Brahma-Wisnu-Shiwa), juga Durga, Ganeshya, Nandi, Surya, Chandra dan relief-relief Ramayana yang sangat beraliran Waisnawa di candi utamanya. Tidak jauh dari candi ini terdapat kompleks Candi Sewu yang beraliran Buddha.
Berdasarkan berbagai temuan arkeologis di Indonesia, dewa utama yang di puja adalah Shiwa Mahadewa, sering berwujud Shiwa Mahaguru (Agastya). Namun Jawa Timur penuh dengan candi-candi Wisnu (Erlangga, dsb.). Lingga-Yoni sendiri dianggap sebagai perpaduan Purusha dan elemen positif, dan Prakriti (elemen negatif), juga berarti secara duniawi kemaluan laki-laki (linggam) dan kemaluan wanita (yoni).
Di sisi lain lingam juga berarti Sang Pencipta dan yoni menyiratkan semesta dan isinya (maya). Di luar semua itu, lingam juga menyiratkan penyatuan Brahma, Wishnu dan Shiwa. Linggam terdiri dari tiga bagian, biasanya yang paling dasar berbentuk segi empat lambang dari Hyang Brahma, kemudian bagian sentral (tengah) berbentuk segi delapan, lambang Hyang Wishnu, bagian atas berbentuk bulat lonjong, lambang dari Shiwa.
Berbagai candi-candi ini dibangun berdasarkan kosala-kosali yang terdapat didalam kitab Wastupurushamandala, yang berarti kira-kira: sesuatu lokasi pencipta alam semesta. Kompleks Candi Prambanan yang paling pas dengan aturan-aturan ini, misalnya candi induk yang dikelilingi oleh berbagai candi-candi perwara. Lokasi candi mengarah ke Timur seperti halnya di India, terletak didekat sebuah sungai yang dianggap suci. Khususnya di Jawa perpaduan candi-candi Hindhu dan biara-biara Buddhis terkesan sangat harmonis, khususnya pada masa Kerajaan Mataram Hindhu. Namun kerajaan-kerajaan yang menggantikan Kerajaan Mataram Hindhu, Khususnya di Jawa Timur terkesan membangun candi-candi mereka tidak seperti lazimnya yang di Jawa Tengah. Contohnya: candi-candi di Jawa Tengah bagian Selatan berdenah konsentris dengan halaman paling dalam sebagai wilayah yang tersuci, namun di Jawa Timur, denah candi berubah disusun ke belakang kembali, yaitu halaman paling belakang merupakan wilayah yang tersuci. Arah hadap candi juga tidak lagi berdasarkan arah Timur-Barat, namun berubah membelakangi gunung, dan ada yang memiliki 3 tingkatan (Bhur, Bwah dan Swah). Di dalam beberapa hal masyarakat sudah meyatukan pemujaan Shiwa Buddha. Para ahli sejarah Indonesia ada yang berpendapat bahwa pada zaman tersebut telah berlaku konsep Dewaraja, yaitu raja atau ratu yang meninggal dibuatkan tempat pemujaan berupa bangunan candi dengan perwujudan raja-ratu sebagai Dewi Durga (di Gianyar), lihat Candi Durga Kutri di Buruan, Gianyar, sebagai perwujudan Mahendradatta (Gunapriyadharmapatni). Kemudian Erlangga yang diwujudkan sebagai Dewa Wishnu diatas Garuda di Candi Belahan, Mojokerto namun Garuda Wishnu juga didapat di daerah Palembang (lihat koleksi Museum Nasional di Jakarta). Kemudian hadir juga Ken Dedes (Permaisuri Ken Arok, pendiri kerajaan Singosari) yang diwujudkan sebagai Dewi Prajnaparamitha, juga hadir area Raja Kertanegara dalam wujud Aksobhya, dsb.
Pada zaman kejayaan Islam, berbagai candi-candi ini mulai sirna dari persada ini. Sebagian dirusak dan dihancurkan, sebagian dikuburkan sebelum diserang tentara Islam, dan sebagian kecil mungkin saja dihutankan, ada juga yang terlanda lahar (namun yang satu ini sulit untuk dibuktikan).
Terkesan lebih banyak candi-candi di Nusantara ini dihancurkan oleh tentara Islam. Di India sendiri Islam menghancurkan sekitar 60.000 candi, sebagian dirubah menjadi Masjid, hal yang sama pasti terjadi di Indonesia, namun dikaburkan oleh penulis-penulis sejarah karena alasan-alasan tertentu.
07 Oktober 2010
Alamat Kedutaan Besar ( Embassy) yang ada di Indonesia
A
Kedutaan Besar Afghanistan
Jl. Dr. Kusumaatmaja S.H. 15, Jakarta 10310
Telepon : (021) 314-3169
Fax : (021) 335-390
Email: afghanembassy_indo@yahoo.com
Kedutaan Besar Afrika Selatan
Wisma GKBI, 7th Floor, Suite 705
Jl. Jenderal Sudirman No. 28, Jakarta 10210
Telepon : (021) 574-0660
Fax : (021) 574-0661
Email: saembjak@centrin.net.id
Website: www.saembassy-jakarta.or.id
Perwakilan Albania untuk Indonesia
2952, Jl. Bukit Ledang, Off Jalan Duta,
Kuala Lumpur 50480, Malaysia
Phone: (60-3) 2093-7808, 2093-8102
Fax: (60-3) 253-7359
Kedutaan Besar Algeria/Aljazair
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 10-1
Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021) 525-4719 / 525-4809
Fax : (021) 525-4654
Email: ambaljak@cbn.net.id
Website: www.algeria-id.org
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 5, Jakarta 10110
Telepon : (021) 3435-9000
Fax : (021) 386-2259
Email: jakconsul@state.gov
Website: www.usembassyjakarta.org
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Bali
Jl. Hayam Wuruk 188 Denpasar - Bali, Indonesia
Phone: (62-361) 233-605
Fax: (62-361) 222-426
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Surabaya
Jl. Raya Dr. Sutomo No. 33
Surabaya, Jawa Timur
Phone: (62-31) 568-2287, 568-2288
Fax: (62-31) 567-4492
Kedutaan Besar Arab Saudi
Jl. M.T. Haryono, Kav. 27 Jakarta 13630
Telepon: (021) 801-1553 / 801-1537
Fax : (021) 801-1527
Kedutaan Besar Argentina
Menara Mulia Building, 19th Floor, Suite 1901
Jl. Jenderal Gatot Subroto, Kav. 9-11
Jakarta 12930
Telepon : (021) 526-5661
Fax : (021) 526-5664
Kedutaan Besar Australia
Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. C15-16
Jakarta 12940, Indonesia
Telepon : (021) 522-7111
Fax : (021) 522-7101
Kedutaan Besar Austria
Jl. Diponegoro 44, Jakarta 10310
Telepon : (021) 338-090 / 338-101 / 310-7451
Fax : (021) 390-4927
B
Kedutaan Besar Bangladesh
Jl. Denpasar Raya 3, Block A-13
Kav. 10, Kuningan Jakarta 12950
Telepon : (021) 525-1986 / 522-1574
Fax : (021)526-1807
Kedutaan Besar Belanda
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. S-3, Jakarta 12950
Telepon : (021) 525-1515
Fax : (021) 570-0734
Kedutaan Besar Belgia
Deutsche Bank Building 16th Floor
Jl. Imam Bonjol 80, Jakarta 10310
Telepon : (021) 316-2030
Fax : (021) 316-2035
Kedutaan Besar Brasil
Menara Mulia Building, 16th Floor, Suite 1602
Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 9-11
Jakarta 12390
Telepon : (021) 526-5656
Fax : (021) 526-5659
Kedutaan Besar Brunei Darussalam
Wisma GKBI, Suite 1901
Jl. Jenderal Sudirman 28, Jakarta 10210
Telepon : (021) 574-1437 / 574-1438 / 574-1439
Fax : (021) 574-1463
Kedutaan Besar Bulgaria
Jl. Imam Bonjol 34-36, Jakarta 10310
Telepon : (021) 390-4048 / 390-4049
C
Kedutaan Besar Chile
Bina Mulia I building, 7th Floor
Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. 10, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-1131
Fax : (021) 520-1955
Kedutaan Besar Cina
Mega Kuningan No.2, Jakarta
Telepon : (021) 576-1037 / 576-1038 / 576-1039
Fax : (021) 576-1034
Kedutaan Besar Czech (Ceko)
P.O. Box 1319
Jl. Gereja Theresia 20, Jakarta
Telepon : (021) 390-4075 / 390-4077
Fax : (021) 336-282
D
Kedutaan Besar Denmark
Bina Mulia Building, 4th Floor
Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. 10, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520.4350
Fax : (021) 520-1962
E
Kedutaan Besar Emirat Arab
Jl. Sisingamangaraja C-4, Kav. 16-17
Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-6518 / 520-6552
Fax : (021) 520-6526
F
Kedutaan Besar Filipina
Jl. Imam Bonjol No. 6-8
Menteng, Jakarta 10310
Telepon : (021) 310-0302 / 314-9329 / 310-0334
Fax : (021) 315-9773 / 315-1167
Kedutaan Besar Finlandia
Bina Mulia Building I, 10th Floor
Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. 10, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-7408
Fax : (021) 525-2033
H
Kedutaan Besar Hungaria
Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. X No. 3
Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-3459 / 520-3460
Fax : (021) 520-3461
I
Kedutaan Besar India
Jl. H.R. Rasuna Said, S-1, Kuningan
Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-4150 / 520-4152 / 520-4157
Fax : (021) 520-4160
Kedutaan Besar Inggris
Jl. M.H. Thamrin 75, Jakarta
Telepon : (021) 315-6264
Fax : (021) 314-1824 / 390-2726 / 390-7493
Kedutaan Besar Iran
Jl. H.O.S. Cokroaminoto 110
Telepon : (021) 331-391 / 334-637 / 331-378
Fax : (021) 310-7860
Kedutaan Besar Irak
Jl. Teuku Umar 38, Jakarta 10350
Telepon : (021) 390-4067
Fax : (021) 390-4066
Kedutaan Besar Italia
Jl. Diponegoro 45, Jakarta 10310
Telepon : (021) 337-445 / 323-490
Fax : (021) 337-422
J
Kedutaan Besar Jepang
Jl. M.H. Thamrin 24, Jakarta
Telepon : (021) 324-308
Fax : (021) 325-460
Kedutaan Besar Jerman
Jl. M.H. Thamrin 1, Jakarta
Telepon : (021) 390-1750
Fax : (021) 390-1757
K
Kedutaan Besar Kamboja
Panin Bank Plaza, 4th Floor
Jl. Palmerah Utara 52, Jakarta 11480
Telepon : (021) 548-4840 / 548-3716
Fax : (021) 548-3684
Kedutaan Besar Kanada
Wisma Metropolitan I, 5th Floor
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 29, Jakarta 12920
Telepon : (021) 525-0709
Fax : (021) 571.2251
Kedutaan Besar Korea Utara
Jl. H.R. Rasuna Said Kav.X No. 5, Jakarta 12950
Telepon : (021) 521-0181 / 522-2442 / 526-0066
Fax : (021) 521-0183
Kedutaan Besar Korea Selatan
P.O. BOX 4187 JKTM
Jl. Jenderal Gatot Subroto 57, Jakarta Timur
Telepon : (021) 520-1915
Fax : (021) 525-4159
Kedutaan Besar Kroasia
Menara Mulia building, Suite 2101
Jl. Gatot Subroto, Kav. 9-11, Jakarta 12930
Telepon : (021) 525-7822 / 525-7611
Fax : (021) 520-4073
Kedutaan Besar Kuba
Villa Pejaten Mas, Block G, No. 4
Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta 12520
Telepon : (021) 780-6673
Fax : (021) 780-7345 / 780-6673
Kedutaan Besar Kuwait
Jl. Denpasar Raya Block A-XII No. 1
Kuningan Timur, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-2477 / 520-2478 / 520-2479
Fax : (021) 520-4359 / 522-4931 / 526-5886
L
Kedutaan Besar Laos
Jl. Kintamani Raya C-15 No. 33, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-2673 / 522-9602
Fax : (021) 522-9601
Kedutaan Besar Libanon
Jl. YBR V No. 82, Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021)526-4306 / 525-3074 / 520-7121
Fax : (021) 520-7121
Kedutaan Besar Libia
Jl. Pekalongan 24, Menteng, Jakarta 10310
Telepon : (021) 335-308 / 335-754
Fax : (021) 335-726
M
Kedutaan Besar Malaysia
Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. X/6 No. 1-3
Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021) 522-4947
Fax : (021) 522-4974
Kedutaan Besar Mali
Jl. Mendawai III No. 18
Kebayoran Baru, Jakarta 12130
Telepon : (021) 720-8472 / 726-8504
Fax : (021) 722-9589
Kedutaan Besar Maroko
Kuningan Plaza, South Tower, Suite 512
Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. C 11-14
Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-0773 / 520-0956
Fax : (021) 520-0586
Kedutaan Besar Meksiko
Menara Mulia Building, Suite 2306
Jl. Gatot Subroto Kav. 9-11, Jakarta 12930
Telepon : (021) 520-3980
Fax : (021) 520-3978
Kedutaan Besar Mesir
Jl. Teuku Umar 68, Menteng, Jakarta 10350
Telepon : (021) 314-3440 / 331-141 / 335-350
Fax : (021) 314-5073
Kedutaan Besar Myanmar
Jl. Haji Agus Salim No. 109, Jakarta Pusat
Telepon : (021) 314-0440 / 327-684
Fax : (021) 327-204
N
Kedutaan Besar Nigeria
P.O. BOX 3649
Jl. Taman Patra IV No. 11-11A
Kuningan Timur, Jakarta 12950
Telepon : (021) 526-0922 / 526-0923
Fax : (021) 526-0924
Kedutaan Besar Norwegia
Bina Mulia Building I, 4th Floor
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 10
Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021) 525-1990
Fax : (021) 520-7365
P
Kedutaan Besar Pakistan
Jl. Teuku Umar No. 50
Menteng, Jakarta 10350
Telepon : (021) 314-4008 / 314-4009 / 314-4011
Fax : (021) 310-3947 / 310-3946 / 310-3945
Kedutaan Besar Papua New Guinea
Panin Bank Centre, 6th Floor
Jl. Jenderal Sudirman No. 1, Jakarta 10270
Telepon : (021) 725-1218
Fax : (021) 720-1012
Kedutaan Besar Perancis
Jl. M.H. Thamrin 20, Jakarta Pusat
Telepon : (021) 314-2807
Fax : (021) 314-3338
Kedutaan Besar Peru
Bina Mulia Building 2, 3rd Floor
Jl. H.R. Rasuna Said Kav.11
Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-1176 / 520-1866
Fax : (021) 520-1932
Kedutaan Besar Polandia
Jl. Diponegoro No. 65, Jakarta 10310
Telepon : (021) 314-0509
Fax : (021) 327-343
Q
Kedutaan Besar Qatar
Jl. Taman Ubud I No.5
Kuningan Timur, Jakarta 12920
Telepon : (021) 527-7751 / 527-7752
Fax : (021) 527-7754
R
Kedutaan Besar Rumania
Jl. Teuku Cik Ditiro No. 42A
Menteng, Jakarta Pusat
Telepon : (021) 310-6240 / 310-6241
Fax : (021) 390-7759
Kedutaan Besar Rusia
Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. X7 No. 1-2
Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021) 522-2912 / 522-2914 / 522-5195
Fax : (021) 522-2916 / 522-2915
S
Kedutaan Besar Selandia Baru
P.O. BOX 2439
BRI II Building, 23rd Floor
Jl. Jenderal Sudirman, Kav. 44-46, Jakarta 10210
Telepon : (021) 570-9460 / 570-9470
Fax : (021) 570-9457 / 570-9471
Kedutaan Besar Singapura
Jl. H.R. Rasuna Said, Block 4, Kav. 2
Kuningan Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-1489
Kedutaan Besar Slovakia
P.O. BOX 1368
Jl. Prof. Moh. Yamin, S.H. No. 29
Menteng , 10310 Jakarta
Telepon : (021) 310-1068 / 315-1429
Fax : (021) 310-1180
Kedutaan Besar Spanyol
Jl. Haji Agus Salim No. 6, Jakarta 10350
Telepon : (021) 335-937 / 335-940 / 335-771
Fax : (021) 325-996
Kedutaan Besar Sri Lanka
Jl. Diponegoro No. 70, Jakarta 10310
Telepon : (021) 314-1018 / 316-1886 / 391-9364
Fax : (021) 310-7962
Kedutaan Besar Sudan
P.O. BOX 403
Wisma Bank Dharmala, 7th Floor, Suite 1
Jl. Jenderal Sudirman, Kav.28
Jakarta 12910
Telepon : (021) 521-2075
Kedutaan Besar Swedia
Menara Rajawali, 9th Floor
Jl. Mega Kuningan Lot 5/1, Jakarta 12950
Telepon : (021) 576-2690
Fax : (021) 576-2691
Kedutaan Besar Swiss
Jl. H.R. Rasuna Said, Block 3 No.2
Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021) 525-6061
Fax : (021) 520-2289
Kedutaan Besar Syria
Jl. Karang Asem I No. 8
Kuningan Raya, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-4117 / 520-1641 / 525-5991
Fax : (021) 520-2511
T
Kedutaan Besar Thailand
Jl. Imam Bonjol No. 74, Jakarta 10310
Telepon : (021) 390-4052 / 314-7925 / 391-5651
Fax : (021) 310-7469
Kedutaan Besar Tunisia
Wisma Dharmala Sakti, 11th Floor
Jl. Jenderal Sudirman No. 32, Jakarta
Telepon : (021) 570-3432 / 570-4220
Fax : (021) 570-0016
Kedutaan Besar Turki
Jl. H.R. Rasuna Said, Kav.1, Jakarta 12950
Telepon : (021) 525-6250 / 526-4143 / 522-7440
Fax : (021) 522-6056 / 527-5673
U
Kedutaan Besar Ukraina
Jl. Simprug Permata I No.39, Jakarta 12220
Telepon : (021) 726-7575 / 720-5356
Fax : (021) 726-6969
Kedutaan Besar Uni Eropa
P.O. BOX 6454 JKPDS
Wisma Dharmala sakti, 16th Floor
Jl. Jenderal Sudirman Kav.32, Jakarta 10064
Telepon : (021) 570-6076
Fax : (021) 570-6075
Kedutaan Besar Uzbekistan
Jl. Brawijaya Raya No. 7, Block P-5, Jakarta
Telepon : (021) 739-9009 / 722-1640 / 913-4212
Fax : (021) 722-1640
V
Kedutaan Besar Vatikan
P.O. BOX 4227
Jl. Medan Merdeka Timur 18, Jakarta
Telepon : (021) 384-1142 / 381-0736
Fax : (021) 384-1143
Kedutaan Besar Venezuela
Menara Mulia, Suite 2005, 20th Floor
Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 9-11, Jakarta
Telepon : (021) 522-7547 / 525-7548
Fax : (021) 522-7549
Kedutaan Besar Vietnam
Jl. Teuku Umar, Jakarta 10350
Telepon : (021) 910-0163 / 315-8537 / 310-0358
Fax : (021) 314-9615
Y
Kedutaan Besar Yaman
Jl. Yusuf Adiwinata No. 29, Jakarta 10350
Telepon : (021) 390-4074 / 310-8029 / 310-8035
Fax : (021) 390-4946
Kedutaan Besar Yordania
Jl.Denpasar Raya Block A-13, Kav.1-2
Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-4400 / 520-4401
Fax : (021) 520-2447
Kedutaan Besar Yugoslavia
Jl. HOS Cokroaminoto No. 109, Jakarta 10310
Telepon : (021) 314-3560 / 334-157
Fax : (021) 314-3613
Kedutaan Besar Yunani
Plaza 89, 12th Floor
Jl. HR. Rasuna Said Kav. 7 No. 6
Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-7776
Fax : (021) 520-7753
31 Mei 2010
Situs Sekolah Jangan Modal Narsis
Seperti yang dilakukan oleh SMA Negeri 4 Bandung. Dalam situsnya yang beralamat di www.sman4bdg.sch.id ini, SMAN 4 Bandung banyak memberikan bahan ajar bagi siswa-siswinya. Tak hanya itu kumpulan soal untuk ujian masuk perguruan tinggi pun lengkap.
Atas prestasi ini, SMAN 4 Bandung pun diganjar penghargaan dari Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). Bahkan situsnya pun menjadi model percontohan bagi sekolah-sekolah lainnya di seluruh Indonesia.
"Situs kita menjadi model situs sekolah di seluruh Indonesia. Engine situs kita diadopsi oleh Kemendiknas dan bisa didownload oleh siapapun. Tinggal kreatifitas sekolah lain untuk mengubah desain templatenya," ujar Cucu Saputra, Kepala Sekolah SMA N 4 Bandung kepada detikINET di sela-sela Workshop Singkronisasi Program Sekolah Standar Nasional (SSN) di Lembang.
Dijelaskan oleh Cucu, dalam situs sekolahnya, dirinya justru tidak menonjolkan profil sekolah ataupun pengajarnya seperti yang dilakukan oleh banyak sekolah lainnya.
"Kita justru mendorong guru-guru untuk membuat situsnya sendiri. Profil sekolah pun tidak terlalu ditonjolkan. Kita malah banyak membuat materi ajar untuk siswa-siswi kita," ungkapnya.
Alasan Cucu menggunakan konsep seperti itu karena dirinya melihat fenomena yang terjadi sekarang. Murid justru lebih banyak mencari informasi di internet ketimbang di sekolah.
"Dengan adanya internet siswa-siswi banyak mendapatkan informasi dari internet. Mereka mencari sendiri. Jadi kita berikan apa yang mereka butuhkan," paparnya.
Dalam acara peluncuran situs milik Kemendiknas pada hari pendidikan nasional awal bulan Mei silam, situs milik SMAN 4 Bandung pun ikut dimasukkan ke dalamnya.
<< detik >>
03 Desember 2009
DEPDIKNAS GELAR LOMBA FOTO

"PENDIDIKAN TANGGUNG JAWAB KITA BERSAMA" Pusat Informasi dan Humas, Departemen Pendidikan Nasional menggelar lomba foto bertema
" pendidikan Tanggung Jawab Kita Bersama". Lomba terbuka untuk umum dengan tiga kategori, masing-masing: masyarakat umum; pelajar/mahasiswa; dan wartawan. Beberapa Subtema yang diusung dalam tema besar itu, meliputi:Pendidikan Memutus Mata Rantai Kemiskinan; Pendidikan Upaya Membangun Masa Depan Lebih Baik; pendidikan Membangun Generasi Masa depan; pendidikan Investasi Jangka Panjang; Pendidikan Membentuk Masyarakat Amanah; dan Pendidikan Membangun Sportivitas Generasi Muda.
Tujuan Lomba, menurut panitia adalah untuk menghimpun foto-foto dari masyarakat yang berkaitan dengan tema dan subtematersebut; menampung ide dan gagasan para fotograper tentang bidang pendidikan; serta mengajak masyarakat untuk berperan aktip dalam melihat dan memahami persoalan pendidikan.
Adapun persyaratan dan ketentuan lomba, adalah: tiap peserta mengirimkan maksimal lima karya foto dengan menerangkan kategori lomba yang diikuti dan mencantumkan nama dan alamat serta nomor kontak; ukuran foto dikirim dalam format JPG dengan dua ukuran masing-masing: 1,2 Mb dengan resolusi per-inci 72 dan 300 Kb dengan resolusi per-inci 72.
Menurut panitia, karya paling akhir dikirim melalui email: qemi@yahoo.com paling lambat 10 Desember 2009. Karya foto yang dikirim menjadi hak panitia dan akan digunakan untuk kepentingan publikasi dan sosialisasi Depdiknas dengan sepengetahuan pemotretnya, serta tidak boleh dipublikasikan di tempat lain. Dewan juri terdiri dari fotograder profesional, wartawan, dan Depdiknas.
Guru Dituntut Dapat Berperan Multifungsi

Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono mengemukakan, perjalanan sejarah bangsa-bangsa di dunia telah mengajarkan...
bahwa bangsa yang maju, modern, sejahtera, dan bermartabat adalah bangsa yang memiliki sistem dan praktek pendidikan yang bermutu. Pendidikan yang bermutu merupakan syarat utama untuk mewujudkan kehidupan bangsa yang unggul dan maju.
Hal tersebut disampaikan Presiden pada acara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2009 dan HUT Ke-64 PGRI di Stadion Tenis Indoor, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Selasa, (01/12).
Presiden mengatakan, pendidikan yang bermutu akan sangat tergantung pada keberadaan guru yang bermutu yaitu guru yang profesional, sejahtera, dan bermartabat. Memasuki abad 21 yang dikenal sebagai abad pengetahuan, tatanan pembangunan pendidikan tidaklah semakin ringan. Maka sosok guru di abad pengetahuan ini harus ditandai dengan keteguhan iman dan taqwa, tingginya semangat nasionalisme, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta wawasan yang jauh ke depan.
Lebih lanjut Presiden mengatakan bahwa paradigma pembangunan pendidikan telah memasuki ranah yang makin kompleks. Oleh karena itulah paradigma pendidikan di abad ke-21 menuntut perubahan peran guru. "Guru harus mampu menjadi insan pendidik yang makin profesional, kreatif, dan dinamis. Insan pendidik yang sanggup menciptakan suasana dan lingkungan belajar yang inovatif. Insan pendidik yang sanggup menunaikan peran multifungsi sebagai fasilitator, motivator, komunikator, transformator, bahkan sebagai agen perubahan," katanya.
Sejalan dengan itu, Presiden mengatakan bahwa guru harus mampu melakukan reformasi metodologi pembelajaran yang berorientasi kepada murid dan bukan kepada guru. Dengan peran multifungsi itu para guru diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan teknologi sekaligus mampu membentuk sikap jiwa dan karakter murid-muridnya agar mampu bertahan di era kompetisi yang semakin ketat di abad ke-21 ini. "Guru yang mampu membawa perubahan peradaban bagi generasi yang sedang tumbuh mekar," ujarnya.
Dalam Sambutannya, Presiden berpesan, kepada Mendiknas, agar terus memberikan perhatian yang besar pada pembinaan dan peningkatan profesi para guru dan dosen. "Percepat upaya peningkatan kualifikasi guru melalui pengakuan atas pengalaman kerja dan hasil belajar bagi guru yang akan melanjutkan studi ke jenjang S1," katanya.
Demikian juga kepada para pimpinan dan segenap jajaran PGRI, Presiden meminta, untuk terus meningkatkan kualitas dan profesionalisme para guru. "Berikan dukungan pada upaya pemacuan profesi, peningkatan kompetensi, pembinaan karir, perluasan wawasan, perlindungan profesi, serta peningkatan kesejahteraan guru," katanya.
Serta, kepada para gubernur, bupati, dan walikota, Presiden meminta, agar melanjutkan semua upaya yang mendukung pengembangan profesi bagi para guru di wilayahnya. Menerapkan kebijakan peningkatan kualitas guru yang makin terstruktur dan makin sistematis. Kemudian, memberikan bantuan dan memperluas peluang bagi para guru dalam mengikuti program sertifikasi agar mereka dapat terus meningkatkan kualifikasinya. "Lakukan kerjasama dengan semua pihak terkait. Kaji dan telaah dengan seksama pola pendistribusian guru di wilayah saudara masing-masing, dan salurkan sumbatan atas berbagai hambatan birokrasi dalam proses sertifikasi para guru," katanya.
Pada Kesempatan ini pula, Presiden memberikan penganugerahan tanda kehormatan Republik Indonesia berupa Satya Lencana Pembangunan dibidang Pendidikan kepada dua Gubernur dan lima Bupati Walikota yang mempunyai komitmen tinggi dalam meningkatkan mutu guru dan tenaga kependidikan. Selain itu, satya lencana pendidikan juga diberikan kepada enam Guru, dua Kepala Sekolah, dua Pengawas Sekolah, dan satu Pamong Belajar serta satu Penilik yang berprestasi dan berdedikasi luar biasa dalam melaksanakan tugas profesionalnya. (diknas)
01 Desember 2009
Guru sebagai Sumber Keteladanan
Guru mempunyai peran vital dalam pendidikan. Sikap dan perilaku guru mempunyai implikasi yang luar biasa terhadap murid - muridnya.
"Tidak ada ceritanya sekolah tanpa guru. Guru ini sebagai profesi, sebagai sumber keteladanan," kata Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Mohammad Nuh usai menjadi pembina upacara pada Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2009 dan Hari Ulang Tahun PGRI Ke-64 di Depdiknas, Jakarta, Rabu (25/11/2009).
Tema Peringatan HGN 2009 dan HUT PGRI Ke-64 adalah Memacu Peran Strategis Pemerintah, Pemerintah Daerah, Masyarakat, dan Guru dalam Mewujudkan Guru Profesional, Sejahtera, Bermartabat, dan Terlindungi.
Mendiknas menyampaikan, agar guru dapat berprestasi dan pendidikan tumbuh dengan baik maka harus melengkapi semua komponen pendukungnya. Mendiknas mengatakan, kesejahteraan guru merupakan salah satu isu penting dalam pendidikan. "Tetapi isu sentralnya adalah bagaimana meningkatkan kualitas, dedikasi, dan komitmen para guru sehingga bermuara pada kualitas pendidikan," katanya.
Menurut Mendiknas, jika dibandingkan dengan PNS (pegawai negeri sipil) yang lain sebenarnya kesejahteran guru relatif sudah bagus. "Kita enggak ingin urusan guru ini terjebak hanya pada urusan kesejahteraan karena kalau kita terjebak pada urusan kesejahteraan maka lebih dekat guru itu sebagai pekerja bukan sebagai profesi," katanya.
Sementara, kata Mendiknas, kualitas pendidikan dicapai dengan secara terus menerus mengikuti perkembangan zaman. "Yang namanya kualitas itu selalu bergerak, yang bisa kita ukur adalah yang sifatnya kuantitatif, misalnya APK (angkat partisipasi kasar), jumlah perbandingan guru dan murid, jumlah perbandingan SMK:SMA," katanya.
Dalam sambutannya, Mendiknas mengatakan, terdapat tiga makna penting Peringatan HGN 2009 dan HUT PGRI Ke-64 yakni, reflektif kesejarahan, introspeksi kekinian, dan antisipatif futuris. "Dengan memahami makna substansi yang terkandung pada hari guru, kita hantarkan anak - anak kita sebagai penerus bangsa," ujarnya.
Mendiknas menyampaikan, prestasi keteladanan dan kepeloporan para guru yang telah ditunjukkan semasa revolusi hingga sekarang adalah semangat dan tradisi perjuangan yang perlu terus menerus diselaraskan seiring dengan cepatnya perkembangan ilmu pengetahuan, seni, dan budaya. "Untuk mengantisipasi hal itu, tidaklah berlebihan kiranya harapan masa depan bangsa dan harapan kita semua dipertaruhkan kepada mereka yang berprofesi sebagai guru dan pecinta dunia pendidikan," katanya.
diknas.go.id
11 Juni 2009
Pendidikan Profesi Guru Mulai September (Pengganti Program Akta 4)
Jakarta, - Pendidikan profesi guru bagi sarjana pendidikan dan nonpendidikan mulai...
dibuka September 2009. Pendaftaran calon guru yang hendak ikut pendidikan profesi ini dibatasi 40.000-50.000 orang yang ditetapkan pemerintah kota atau kabupaten.
Pelaksanaannya tinggal menunggu keputusan Menteri Pendidikan Nasional soal penetapan perguruan tinggi yang boleh menyelenggarakan pendidikan profesi guru, kata Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional Fasli Jalal dalam acara peresmian Putera Sampoerna School of Education di Jakarta, Selasa (3/3).
Pendidikan profesi guru tersebut, kata Fasli, untuk mengantisipasi kebutuhan guru baru karena banyak guru yang akan pensiun.
Namun jumlah calon guru yang boleh ikut dibatasi dan diseleksi sesuai dengan kuota yang disediakan pemerintah pusat dan daerah,” kata Fasli menambahkan.
Guru berkualitas
Fasli menjelaskan, pendidikan profesi guru ini untuk menghasilkan guru-guru profesional dan berkualitas yang bisa meningkatkan mutu pendidikan di sekolah-sekolah.
Pendidikan profesi guru taman kanak-kanak (TK) dan sekolah dasar (SD) dilaksanakan selama enam bulan, sedangkan pendidikan profesi guru untuk mata pelajaran di tingkat SMP, SMA dan SMK berlangsung selama satu tahun.
Adanya guru profesional ini diharapkan bisa membawa perubahan dalam pembelajaran di kelas. Sebagai konsekuensinya, pemerintah mengalokasikan tunjangan profesi sebesar satu kali gaji pokok PNS setiap bulan bagi guru negeri dan swasta.
Fasli menyebutkan, pada tahun 2008 pemerintah mengalokasikan tunjangan profesi bagi guru yang sudah memiliki sertifikat pendidik senilai Rp 2,9 triliun. Pada 2014, jumlah tersebut meningkat hingga Rp 76 triliun.
S Gopinathan, Konsultan Senior Putera Sampoerna School of Education, mengatakan, guru yang berkualitas bisa mendorong siswa untuk bisa berprestasi baik. Pemerintah perlu bertanggung jawab untuk investasi pendidikan guru yang berkesinambungan demi terciptanya mutu pendidikan nasional yang diinginkan.
Putera Sampoerna School of Education yang didirikan Sampoerna Foundation ini membuka program strata satu pendidikan Matematika dan Bahasa Inggris. Dari 80 mahasiswa yang akan diterima pada tahun ajaran 2009/2010, sebanyak 40 mahasiswa diterima melalui jalur pendaftaran beasiswa secara penuh hingga kuliah selesai. (ELN) -Kompas-
Untuk pengaduan dan informasi lain dapat anda kirimkan melalui:
SMS : 0811-976-929
Fax : 021-5703337
Telp : 021-5707303
Surat : PO.BOX 4490
E-mail : aspirasi@diknas.go.id
18 Mei 2009
AKU TAK SELALU MENDAPATKAN APA YANG KUSUKAI, OLEH KARENA ITU AKU SELALU MENYUKAI APAPUN YANG AKU DAPATKAN.

Ada dua hal yang sering membuat kita tak bersyukur. Pertama : Kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki. Katakanlah anda telah memiliki sebuah rumah,kendaraan, pekerjaan tetap, dan pasangan yang terbaik. Tapi anda masih merasa kurang. Pikiran anda dipenuhi berbagai target dan keinginan. Anda begitu terobsesi oleh rumah yang besar dan indah,mobil mewah, serta pekerjaan yang mendatangkan lebih ba nyak uang. Kita ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya kita terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, kita hanya menikmati kesenangan sesaat. Kita tetap tak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak pernah menjadi "KAYA" dalam arti yang sesungguhnya.
Mari kita luruskan pengertian kita mengenai orang ''kaya''. Orang yang ''kaya'' bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki. Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan,tapi kita perlu menyadari bahwa inilah akar perasaan tak tenteram. Kita dapat mengubah perasaan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Cobalah lihat keadaan di sekeliling Anda, pikirkan yang Anda miliki, dan syukurilah. Anda akan merasakan nikmatnya hidup.Pusatkanlah perhat ian Anda pada sifat-sifat baik atasan, pasangan, dan orang-orang di sekitar Anda. Mereka akan menjadi lebih menyenangkan. Seorang pengarang pernah mengatakan, ''Menikahlah dengan orang yang Anda cintai, setelah itu cintailah orang yang Anda nikahi.'' Ini perwujudan rasa syukur.
Ada cerita menarik mengenai seorang kakek yang mengeluh karena tak dapat membeli sepatu, padahal sepatunya sudah lama rusak. Suatu sore ia melihat
seseorang yang tak mempunyai kaki, tapi tetap ceria. Saat itu juga si kakek berhenti mengeluh dan mulai bersyukur.
Hal kedua yang sering membuat kita tak bersyukur adalah kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain. Kita merasa orang lain
lebih beruntung. Kemanapun kita pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.
Saya ingat, pertama kali bekerja saya senantiasa membandingkan penghasilan saya dengan rekan-rekan semasa kuliah. Perasaan ini membuat saya resah dan
gelisah. Sebagai mantan mahasiswa teladan di kampus, saya merasa gelisah setiap mengetahui ada kawan satu angkatan yang memperoleh penghasilan di
atas saya.Nyatanya, selalu saja ada kawan yang penghasilannya melebihi saya. Saya menjadi gemar berganta-ganti pekerjaan, hanya untuk mengimbangi
rekan-rekan saya. Saya bahkan tak peduli dengan jenis pekerjaannya, yang penting gajinya lebih besar. Sampai akhirnya saya sadar bahwa hal ini tak
akan pernah ada habisnya. Saya berubah dan mulai mensyukuri apa yang saya dapatkan. Kini saya sangat menikmati pekerjaan saya.
Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri. Ada cerita menarik mengenai dua pasien rumah sakit
jiwa. Pasien pertama sedang duduk termenung sambil menggumam, ''Lulu, Lulu.'' Seorang pengunjung yang keheranan menanyakan masalah yang dihadapi orang
ini. Si dokter menjawab, ''Orang ini jadi gila setelah cintanya ditolak oleh Lulu.'' Si pengunjung manggut-manggut, tapi begitu lewat sel lain ia
terkejut melihat penghuninya terus menerus memukulkan kepalanya di tembok dan berteriak, ''Lulu, Lulu''. ''Orang ini juga punya masalah dengan Lulu? '' tanyanya keheranan. Dokter kemudian menjawab, ''Ya, dialah yang akhirnya menikah dengan Lulu.''
Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi.
17 Mei 2009
TIPS BERKHAYAL UNTUK KESEGARAN PIKIRAN

Padahal, berandai-andai, berkhayal, atau berangan-angan adalah sebuah bentuk kegiatan pikiran yang normal terjadi pada setiap orang. Mulai dari anak-anak, orang dewasa sampai lanjut usia. Orang yang sehat jiwanya selalu berimajinasi. Berfantasi merupakan salah satu bagian dari pertumbuhan jiwa.
Bahkan di sela-sela pekerjaan yang menuntut konsentrasi tinggi, kita masih sempat terhanyut pada lamunan sejenak. Kalau anda menganggapnya itu sebagai penyimpangan pikiran yang membuang-buang waktu, maka itu bisa dibenarkan.
Namun, bukankah dengan demikian pikiran bisa sedikit disegarkan? Berikut beberapa tips berkhayal demi kesegaran pikiran.
1--Berkhayal demi mengembangkan kepribadian anda.
Anak-anak adalah contoh bagaimana seseorang bisa menggunakan khayalan untuk mengembangkan kepribadian. Mereka sering berkhayal untuk menjadi tokoh hebat ini dan itu. Ini bukan sekedar hal kosong. Dalam kegiatan ini justru mereka sedang menyusun kepribadian mereka. Kita, sebagai orang dewasa pun dapat berkhayal untuk mengembangkan kepribadian. Karena kepribadian bukan hal yang telah mandeg begitu kita dewasa. Dengan berkhayal kita bisa menemukan ambisi atau cita-cita yang ingin kita wujudkan. Kita juga bisa mengenali sisi pribadi yang selama ini tersisihkan, seperti; keberanian, kreatifitas, dan lain-lain.
2--Menolong menghadapi kenyataan.
Apa yang anda lakukan ketika terjebak dalam lalu lintas macet berkepanjangan? Tak perlu cepat-cepat menggerutu kesal. Cobalah anda berkhayal menemukan jalan alternatif lain berkelak-kelok yang bisa menghindari kemacetan. Jangan anggap itu sebagai hal yang tak mungkin. Bisa jadi jalan itu tepat di sebelah kiri anda. Jangan terkejut, jika ternyata banyak orang menemukan alternatif pemecahan atas persoalan yang sedang dihadapinya dengan cara berangan-angan, berkhayal atau berandai-andai. Berkhayal pun menolong kita menghadapi kenyataan.
3--Asah kreatifitas anda melalui imajinasi
Di era kemajuan ilmu fisika matematis sekarang ini, para pakar menyusun skema alam raya ini bukan hanya melalui serangkaian uji coba di laboratorium. Justru mereka lebih banyak menggunakan imajinasi kreatif mereka. Bahkan sesuatu yang ilmiah pun tak begitu saja menolak khayalan. Semua orang berbakat dan kreatif menggunakan khayalan untuk menjelajahi kemungkinan-kemungkinan yang paling tak mungkin sekali pun.
4--Berangan-angan untuk membantu menyusun masa depan.
Siapa yang berkhayal menjejakkan kakinya di bulan, kelak akan menjejakkan kakinya di bulan. Ini bukan sekedar khayalan yang tak berguna. Ini adalah sebuah visi. Mungkin sebelum visi itu menjadi kenyataan, kita menganggapnya sebagai khayalan penuh bualan. Dalam visi, kita berusaha menyusun gambaran besar masa depan yang ingin kita raih. Inilah salah satu kekuatan khayalan.
5--Lakukan rekreasi mental dan pikiran.
Salah satu saran dari para ahli untuk mengatasi beban stres adalah melakukan rekreasi pikiran. Misal, dengan membayangkan kita dalam kondisi yang menyenangkan. Bukankah kegiatan semacam ini juga merupakan sebuah bentuk dari khayalan? Namun bukankah kita bisa menggunakannya untuk menenangkan pikiran? Jadi, mengapa anda harus selalu merasa bersalah dengan khayalan anda? Bahkan khayalan pun dapat digunakan untuk meneguhkan jiwa kita, di saat menghadapi kesulitan hidup. Ini sama sekali bukan untuk mengingkari kenyataan, namun untuk menemukan kekuatan diri.
6--Berdialog dengan diri sendiri.
Di saat melakukan instrospeksi diri, pada dasarnya kita berdialog secara imajinatif dengan diri kita sendiri. Khayalan dapat menjadi begitu positif jika kita mampu menggunakannya untuk menemukan sisi-sisi yang tersembunyi dalam diri kita yang mungkin selama ini takut kita ungkapkan. Dengan khayalan kita bisa menemukan keunikan diri kita, sehingga sedikit demi sedikit kita bisa mengenali diri kita lebih jauh lagi. Jadi, mengapa kita tak boleh berkhayal?
14 Mei 2009
MERENDAH ITU INDAH !

Peperangan melawan keterkondisian, mungkin itulah jenis peperangan yang paling menentukan dalam memproduksi masa depan. Entah bagaimana pengalaman Anda, namun pengalaman saya hidup bertahun-tahun di pinggir sungai mengajak saya untuk merenung. Air laut jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan dengan air sungai. Satu-satunya sebab yang membuatnya demikian, karena laut berani merendah.
Demikian juga kehidupan saya bertutur. Dengan penuh rasa syukur kepada Tuhan, saya telah mencapai banyak sekali hal dalam kehidupan. Kalau uang dan jabatan ukurannya, saya memang bukan orang hebat. Namun, kalau rasa syukur ukurannya, Tuhan tahu dalam klasifikasi manusia mana saya ini hidup dan semua ini saya peroleh, lebih banyak karena keberanian untuk merendah.
13 Mei 2009
7 KIAT MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSIONAL (EQ)

Emosi adalah hal begitu saja terjadi dalam hidup Anda. Anda menganggap bahwa perasaan marah, takut, sedih, senang, benci, cinta, antusias, bosan, dan sebagainya adalah akibat dari atau hanya sekedar respon Anda terhadap berbagai peristiwa yang terjadi pada Anda.
Membahas soal emosi maka sangat erat kaitanya dengan kecerdasan emosi itu sendiri dimana merupakan kemampuan seseorang untuk memotivasi diri sendiri, bertahan menghadap frustasi, mengendalikan dorongan hati (kegembiraan, kesedihan, kemarahan, dan lain-lain) dan tidak melebih-lebihkan kesenangan, mengatur suasana hati dan mampu mengendalikan stres.
Kecerdasan emosional juga mencakup kesadaran diri dan kendali dorongan hati, ketekunan, semangat dan motivasi diri dan kendali dorongan hati, ketekunan, semangat dan motivasi diri, empati dan kecakapan sosial. Ketrampilan yang berkaitan dengan kecerdasan emosi antara lain misalnya kemampuan untuk memahami orang lain, kepemimpinan, kemampuan membina hubungan dengan orang lain, kemampuan berkomunikasi, kerjasama tim, membentuk citra diri positif, memotivasi dan memberi inspirasi dan sebagainya.
Nah, agar kecerdasan emosional Anda terjaga dengan baik, berikut 7 ketrampilan yang harus Anda perhatikan dan tak ada salahnya Anda coba:
* Mengenali emosi diri
Ketrampilan ini meliputi kemampuan Anda untuk mengidentifikasi apa yang sesungguhnya Anda rasakan. Setiap kali suatu emosi tertentu muncul dalam pikiran, Anda harus dapat menangkap pesan apa yang ingin disampaikan. Berikut adalah beberapa contoh pesan dari emosi: takut, sakit hati, marah, frustasi, kecewa, rasa bersalah, kesepian.
* Melepaskan emosi negatif
Ketrampilan ini berkaitan dengan kemampuan Anda untuk memahami dampak dari emosi negatif terhadap diri Anda. Sebagai contoh keinginan untuk memperbaiki situasi ataupun memenuhi target pekerjaan yang membuat Anda mudah marah ataupun frustasi seringkali justru merusak hubungan Anda dengan bawahan maupun atasan serta dapat menyebabkan stres. Jadi, selama Anda dikendalikan oleh emosi negatif Anda justru Anda tidak bisa mencapai potensi terbaik dari diri Anda. Solusinya, lepaskan emosi negatif melalui teknik pendayagunaan pikiran bawah sadar sehingga Anda maupun orang-orang di sekitar Anda tidak menerima dampak negatif dari emosi negatif yang muncul.
* Mengelola emosi diri sendiri
Anda jangan pernah menganggap emosi negatif atau positif itu baik atau buruk. Emosi adalah sekedar sinyal bagi kita untuk melakukan tindakan untuk mengatasi penyebab munculnya perasaan itu. Jadi emosi adalah awal bukan hasil akhir dari kejadian atau peristiwa. Kemampuan kita untuk mengendalikan dan mengelola emosi dapat membantu Anda mencapai kesuksesan.
Ada beberapa langkah dalam mengelola emosi diri sendiri, yaitu: pertama adalah menghargai emosi dan menyadari dukungannya kepada Anda.
Kedua berusaha mengetahui pesan yang disampaikan emosi, dan meyakini bahwa kita pernah berhasil menangani emosi ini sebelumnya. Ketiga adalah dengan bergembira kita mengambil tindakan untuk menanganinya. Kemampuan kita mengelola emosi adalah bentuk pengendalian diri yang paling penting dalam manajemen diri, karena kitalah sesungguhnya yang mengendalikan emosi atau perasaan kita, bukan sebaliknya.
* Memotivasi diri sendiri
Menata emosi sebagai alat untuk mencapai tujuan merupakan hal yang sangat penting dalam kaitan untuk memberi perhatian, untuk memotivasi diri sendiri dan menguasai diri sendiri, dan untuk berkreasi. Kendali diri emosional--menahan diri terhadap kepuasan dan mengendalikan dorongan hati--adalah landasan keberhasilan dalam berbagai bidang.
Ketrampilan memotivasi diri memungkinkan terwujudnya kinerja yang tinggi dalam segala bidang. Orang-orang yang memiliki ketrampilan ini cenderung jauh lebih produktif dan efektif dalam hal apapun yang mereka kerjakan.
* Mengenali emosi orang lain
Mengenali emosi orang lain berarti kita memiliki empati terhadap apa yang dirasakan orang lain. Penguasaan ketrampilan ini membuat kita lebih efektif dalam berkomunikasi dengan orang lain. Inilah yang disebut sebagai komunikasi empatik. Berusaha mengerti terlebih dahulu sebelum dimengerti. Ketrampilan ini merupakan dasar dalam berhubungan dengan manusia secara efektif.
* Mengelola emosi orang lain
Jika ketrampilan mengenali emosi orang lain merupakan dasar dalam berhubungan antar pribadi, maka ketrampilan mengelola emosi orang lain merupakan pilar dalam membina hubungan dengan orang lain. Manusia adalah makhluk emosional. Semua hubungan sebagian besar dibangun atas dasar emosi yang muncul dari interaksi antar manusia.
Ketrampilan mengelola emosi orang lain merupakan kemampuan yang dahsyat jika kita dapat mengoptimalkannya. Sehingga kita mampu membangun hubungan antar pribadi yang kokoh dan berkelanjutan. Dalam dunia industri hubungan antar korporasi atau organisasi sebenarnya dibangun atas hubungan antar individu. Semakin tinggi kemampuan individu dalam organisasi untuk mengelola emosi orang lain.
* Memotivasi orang lain
Ketrampilan memotivasi orang lain adalah kelanjutan dari ketrampilan mengenali dan mengelola emosi orang lain. Ketrampilan ini adalah bentuk lain dari kemampuan kepemimpinan, yaitu kemampuan menginspirasi, mempengaruhi dan memotivasi orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Hal ini erat kaitannya dengan kemampuan membangun kerja sama tim yang tangguh dan andal.
Jadi, sesungguhnya ketujuh ketrampilan ini merupakan langkah-langkah yang berurutan. Anda tidak dapat memotivasi diri sendiri kalau Anda tidak dapat mengenali dan mengelola emosi diri sendiri. Setelah Anda memiliki kemampuan dalam memotivasi diri, barulah kita dapat memotivasi orang lain.
Mudah-mudahan kiat di atas dapat membantu Anda meningkatkan kecerdasan emosional Anda. Selamat mencoba!
Meski Ada BOS, Siapa Bilang Sekolah Gratis?
CIREBON, KOMPAS.com — (Selasa, 28 April 2009) Meski dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dinaikkan dari Rp 254.000 menjadi Rp 400.000 untuk siswa SD/MI di kota dan Rp 397.000 untuk siswa di kabupaten, sejumlah orangtua siswa mengaku masih ditarik berbagai iuran yang belum tentu bermanfaat bagi siswa.
Adapun pemerintah daerah menyatakan, dana untuk pendidikan masih minim meski alokasi anggaran APBD sudah lebih dari 20 persen.
Sejumlah orangtua siswa, Senin (27/4), mengeluh dengan pengeluaran sekolah anak. Meski dikampanyekan sekolah gratis, ternyata masih ada berbagai pungutan yang disodorkan kepada orangtua siswa.
Erna Priani, orangtua siswa yang menyekolahkan anaknya di SD Singaraja I, Kabupaten Indramayu, mengatakan, ia terpaksa membeli seragam batik baru, padahal seragam lama masih bisa dipakai. "Seragam batiknya ganti warna. Jadi, siswa mau tidak mau harus beli lagi yang baru," katanya sambil menunjukkan beberapa kuitansi pembayaran.
Sekolahnya juga menarik dana paving block. Meski orangtua keberatan, iuran dipotong dari tabungan sekolah.
T Sulton, orangtua dari siswa yang bersekolah di salah satu SD negeri di Kota Cirebon, mempertanyakan pembelian buku sekolah. Menurut dia, pembelian buku bisa mencapai Rp 300.000 dan buku tersebut mau tidak mau harus dibeli di sekolah karena tidak ada di toko buku.
Peneliti Pusat Kajian Strategis Pembangunan Daerah O'ushj Dialambaqa mengungkapkan, sejumlah kebijakan sekolah tidak meringankan orangtua siswa. Ia juga menemukan bahwa biaya pengayaan tingkat SMP di Kabupaten Indramayu mengurangi dana BOS. Padahal, seharusnya pengayaan itu merupakan kewajiban sekolah dan guru sehingga tidak diperlukan biaya tambahan untuk program tersebut.
O'ushj juga menyoroti dana praujian nasional di tingkat SMP sebesar Rp 37.500 per siswa di tingkat kecamatan dan kabupaten. Ia menyebutkan, biaya pra-UN semestinya tidak semahal itu. "Berapa sih harga fotokopi soal dan biaya lain-lainnya. Kalau dikalikan jumlah siswa, angka itu akan sangat besar," katanya.
Belum cukup
Mengenai pungutan yang tidak efektif, Kepala SDN Singaraja I Mufrodi membantah adanya pungutan untuk siswa. "Kalau seragam, boleh kok beli di mana saja. Batik yang kami pakai ada di pasaran," katanya.
Pemerintah Kota Cirebon sendiri mengakui, sekolah yang benar-benar gratis belum bisa direalisasikan. Menurut Wakil Wali Kota Cirebon Sunaryo, dana BOS dan APBD hanya bisa mencukupi biaya sekolah. Namun, perbaikan sekolah, seragam, ataupun buku tambahan belum bisa dipenuhi semua. "Alokasi dana pendidikan di APBD kota sudah lebih dari 20 persen, tetapi itu pun masih belum cukup. Bertahap alokasi itu akan kami tambah dari tahun ke tahun," paparnya. Kondisi yang sama terjadi di Kabupaten Cirebon.
Dudung Mulyadi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, mengatakan, tujuan BOS adalah mengurangi siswa putus sekolah karena tidak ada biaya. Namun, untuk pengembangan siswa, sekolah tetap butuh biaya, misalnya untuk ekstrakurikuler atau membangun lapangan basket.
"Karena orangtua siswa sudah telanjur menuntut gratis, beberapa program yang positif untuk siswa justru tidak bisa jalan," ujarnya.
Menurut Dudung, sistem subsidi silang seharusnya bisa menjadi solusi agar siswa yang miskin bisa bersekolah dan program pengembangan siswa dapat berjalan. Sayang, program ini tidak bisa dilakukan karena belum tentu disepakati semua orangtua siswa dan tidak ada aturan khususnya. (NIT)
Maksimalkan Kinerja Otak dengan Musik
Tetapi, sebenarnya kelebihan musik tidaklah berhenti sampai di situ. Masih ada beragam manfaat lainnya yang layak kita maksimalkan. Gunakan musik dalam keseharian kita untuk:
Meningkatkan konsentrasi. Sedang dilanda penasaran saat membaca novel kesayangan, namun pikiran kerap melayang kemana-mana. Mencoba berkonsentrasi, tetapi tetap tidak bisa juga. Solusi dari Stanford University School of Medicine untuk masalah klasik ini: Bacalah sambil mendengarkan musik!
Studi yang dilakukan oleh universitas tersebut menemukan bahwa suara musik dapat menyentuh bagian otak yang mengatur konsentrasi dan membuatnya bekerja lebih giat. Ini terlihat jelas pada gambaran yang diperoleh dari FMRI (Functional Magnetic Resonance Imaging). Terbukti, jika musik yang dimainkan adalah musik klasik jaman Barok, maka otak akan bekerja dengan maksimal. Berbagai informasi yang berada di dalam otak akan diatur dengan lebih rapi dan teratur.
Mengusir emosi negatif. Hati sedang jengkel, marah, atau stres karena mengalami banyak masalah? Putar saja CD kesukaan. Musik dapat meningkatkan produksi hormon endorfin yang diproduksi oleh bagian hipotalamus di otak, demikian menurut Don Campbell, seorang peneliti internasional sekaligus pengajar dan penulis buku Heal Your Self with Music. Berfungsi sebagai painkiller alami, endorfin dapat membangkitkan rasa senang dan mengusir semua perasaan negatif yang kerap kita alami dalam kehidupan sehari-hari.
Membuat awet muda. Satu lagi manfaat endorfin: Hormon yang satu ini juga dapat meningkatkan mood untuk bercinta. Sebuah penelitian dilakukan selama 10 tahun dan melibatkan 3500 orang, yang dikepalai oleh Dr. David Weeks, seorang ahli bidang neuro-psikologi di Edinburgh Hospital. Hasilnya menyebutkan bahwa wanita dan pria yang berhubungan seks sebanyak 4-5 kali dalam seminggu, terlihat 10 tahun lebih muda dibanding mereka yang melakukannya dua kali dalam seminggu.
"Seks yang berkualitas membuat kita bahagia. Dan kebahagiaan dapat membuat kita awet muda," demikian menurut David Weeks.
Menyembuhkan insomnia. Sulit tidur akhir-akhir ini? Jangan-jangan ada masalah dengan kadar hormon melatonin yang diproduksi oleh bagian pinealocita di otak. Melatonin adalah hormon yang dapat membuat kita mengantuk. Kekurangan melatonin bisa menyebabkan insomnia. Tetapi jangan khawatir. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Leonid Kayumov, asisten profesor di Departemen Psikiatri, University of Toronto, ritme dan irama dari musik dapat memicu produksi hormon melotonin sehingga kondisi kita menjadi lebih rileks dan otak jadi lebih tenang.
Meningkatkan semangat olahraga. Musik bisa menciptakan suasana yang membangkitkan semangat dan kebersamaan. Termasuk semangat dan kebersamaan dalam berolahraga. Itulah hasil penelitian terbaru dari Hampden-Sydney College di Virginia, Amerika Serikat. Sesi olahraga menjadi lebih menyenangkan dengan bantuan musik. Akhirnya, kita pun jadi lebih semangat menjalaninya. Menurut Costas Karageorghis, PhD, seorang ahli di bidang psikologi olahraga di Brunel University, London, musik dapat menciptakan suasana ceria. Seperti bebauan, irama musik dapat masuk hingga ke relung otak yang terdalam, yang bahasa verbal paling indah di dunia pun tak mampu melakukannya.
Costas juga berpesan, musik dengan irama menghentak adalah jenis musik terbaik jika pilihan olahraga Anda adalah kardio, Thai boxing, bersepeda gunung, atau jenis olahraga berirama keras lainnya.
Mengasah pendengaran. Sebuah studi terbaru meneliti dua kelompok relawan yang duduk dalam ruang gelap. Mereka diminta mendengarkan suara "bip" yang datang dari segala arah secara acak, sekaligus memperhatikan kilatan-kilatan cahaya yang juga datang secara acak. Hasilnya, mereka yang bisa menebak hampir semua arah suara dan cahaya dengan tepat adalah mereka yang berprofesi sebagai konduktor selama lebih dari 10 tahun. Telinga dan otak mereka telah terlatih mendengarkan musik sambil memperhatikan lingkungan sekitarnya. Terbukti bahwa mereka juga adalah pendengar yang baik ketika menyimak suatu cerita.
8 KUNCI SUKSES MEMASUKI DUNIA PERGAULAN PROFESIONAL
Membangun jaringan memang susah-susah gampang. Karir boleh melejit dan mungkin Anda sudah merasa sukses dalam karir. Tidak hanya itu! Kemampuan membangun atau menjalin jaringan kerja justru akan membuat Anda makin melesat dan menjadi orang yang sangat 'gaul' di dunia profesional.
Pertanyaannya, sudahkah Anda melakukannya? Bila belum simak 8 kunci sukses memasuki dunia pergaulan profesional berikut:
1- Jadilah humas untuk diri sendiri
Langkah ini penting buat orang lain tahu kemampuan dan prestasi Anda. Sebarkan informasi ini saat Anda bertemu relasi baru. Caranya, ceritakan sekelumit kisah sukses Anda. Yang penting, lakukan dengan benar. Buang jauh-jauh sikap menyombongkan diri. Cerita sukses akan memberi kesan kalau Anda antusias dan cinta pada pekerjaan. Jika Anda pernah menghadapi masalah dalam kerja, hindari godaan untuk bercerita pada orang yang tak begitu Anda kenal.
2- Bidik sasaran yang tepat
Saat butuh sesuatu Anda harus tahu kemana mencari bantuan. Pikirkan tujuan yang ingin Anda capai. Setelah itu buka daftar jaringan Anda. Pilihlah relasi yang tepat yang bisa memberi hasil cepat. Mengorek informasi juga butuh kesabaran. Jika relasi tak bisa memberi solusi instan, Anda harus sedikit sabar. Tunggu sampai kapan ia menghubungi Anda.
3- Berbagi hal yang menyenangkan
Banyak kesempatan untuk menjalin hubungan dengan orang lain di sekeliling Anda. Buatlah rekan kerja senang dan merasa nyaman bekerja dengan Anda. Bila seorang klien mengirim kartu ucapan terima kasih untuk tim kerja, kirim salinanya pada anggota tim kerja dan atasan Anda. Hal yang sama perlu Anda lakukan saat ada rekan lain yang berhasil menggamit klien baru. Kirim kartu berisi ucapan selamat, maka mereka akan tetap mengingat Anda sebagai kolega kerja yang simpatik.
4- Bersosialisasi
Jangan terlalu banyak tenggelam di belakang meja kerja. Sesekali hirup udara segar di luar
5- Biarkan mereka bicara
Pertama kali Anda bertemu dengan klien Anda cobalah untuk pasang telinga baik-baik. Jadilah pendengar yang baik. Waktu berbicara perhatikan isi pembicaraannya, dengarkan dengan sabar, jangan sampai terlihat Anda sedang 'menunggu giliran' untuk berbicara. Biarkan ada sedikit jeda untuk menanggapi lawan bicara. Makin banyak Anda bisa membuat relasi bicara, makin banyak informasi yang Anda dapatkan.
6- Buang sikap angkuh
Jangan pernah memandang rendah atau sebelah mata terhadap orang yang berposisi lebih rendah daripada Anda.
7- Buat mereka merasa penting
Buat relasi Anda menjadi orang penting dengan mengingat beberapa detail pribadi. Agar tak lupa catat dalam agenda Anda. Kirim kartu ucapan pada kesempatan hari raya atau ulang tahun. Bukan tak mungkin, sebagai balasan ia akan memberi rekomendasi baik terhadap Anda pada perusahaannya.
8- Bergabunglah dalam berbagai kegiatan
Banyak perkumpulan, organisasi, atau klub profesional yang didirikan dengan tujuan untuk membangun jaringan. Agar mantap, cobalah bergabung di salah satu perkumpulan yang paling sesuai dengan Anda. Bisa organisasi profesional atau sosial lainnya. Ini merupakan cara efektif untuk bertemu, berkenalan dan melakukan kontak dengan orang-orang yang bisa membantu perkembangan karir Anda. Jangan lupa, ikutilah kursus, pelatihan profesional atau klub internet.
Tertarik untuk mencobanya? Trik di atas dapat membantu Anda. Selamat mencoba dan sukses untuk Anda!










